Sifinter
Logo Sifinter

Sifinter

(Sistem Informasi Terintegrasi)

Pendahuluan

Semangat dalam mewujudkan Misi PGRI yang tertuang dalam Pasal 7 AD-ART PGRI perlu diwujudkan dalam kegiatan nyata. Hal ini perlu dibentuk wadah agar perwujudan itu dapat dilaksanakan secara efektif, terarah, dan terukur. PGRI Kabupaten Bekasi sangat mendukung untukmewujudkannya, untuk itu khusus PGRI Kabupaten Bekasi perlu membuat Aplikasi yang mampu merangkum semuanya, terutama untuk warga PGRK Kabupaten Bekasi.

Dalam rangka menyesuaikan perkembangan jaman bahwa digitalisasi merupakan sebuah keharusan agar setiap kegiatan berupa informasi, dokumen, dan kegiatan dapat terdokumentasi lebih praktis, efektif, dan efisien. Untuk itu PGRI Kabupaten Bekasi meluncurkan sebuah aplikasi yang tujuannya untuk memenuhi tuntutan itu semua. Kegiatan-kegiatan penting yang begitu banyak perlu diketahui oleh semua anggota, bahkan mungkin oleh masyarakat mengingat PGRI adalah organisasi mandiri yang hidup oleh partisipasi anggota.

Jangan sampai ada anggapan PGRI tidak pernah melakukan apa-apa, padahal sudah banyak yang diperbuat terutama untuk memperjuangkan nasib guru. Itu disebabkan karena setiap aksi tidak terdokumentasi dengan baik. Oleh karena itu, atas prakarsa Ketua PGRI Kabupaten Bekasi Bpk. H. Hamdani, S,Pd.MM terciptalah sebuah Aplikasi yang diberi nama “Sifinter” yang merupana akronim dari “Aplikasi Informasi Terintegrasi”. Fungsi Aplikasi ini tertunya untuk menyimpan dokumen, informasi dari atas ke bawah, informasi dari bahaw ke atas, dan lainnya sehingga diharapkan semua anggota dapat merasakan manfaat dari apliaski ini.

Tujuan

  1. Top down : agar informasi dari atas dapat tersampaikan dengan mudah sampai kepada level yang paling bawah.
  2. Bottom up : agar partisipasi dan peran serta dari arus bawah terakomodir dengan baik dan akurat.
  3. Agar partisipasi dari bawah dapat didengar, dianalisis, dan ditindaklanjuti untuk kemajuan PGRI dan guru Indonesia, khususnya di Kabupaten Bekasi.
  4. Agar ide dan kreatifitas anggota dapat tersalurkan dengan baik dan dapat dilihat oleh semua.
  5. Agar keberadaan PGRI benar-benar diakui oleh masyarakat karena aksi nyatanya.

Prinsip

  1. Visibel : Dapat dijadikan sebagai acuan, motivator, dan modal untuk membangun cita-cita guru dalam wadah PGRI.
  2. Akuntabel : Segala muatan yang tersimpan dalam Sifinter dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Efektif : Dapat menyampaikan dan menerima informasi dalamwatu yang singkat dan mudah diakses.
  4. Efisien : Daapt menekan segala resiko baik waktu, tenaga, dan biaya seminimal mungkin.
  5. Informatif : Memberikan informasi dari segala arah dan mudah difahami.
  6. Interaktif : Para anggota dan pengurus di semua level dapat memberikan usul, saran, dan pendapat.

Fungsi

  1. Media : dapat menjembatani komunikasi antar anggota, antar pengurus, dan internal pengurus.
  2. Alat Penyimpan Data : segala data penting dapat disimpan dengan aman dan dicari dengan mudah.
  3. Pertemuan terbuka : dapat dijadikan pertemuan secara terbuka.

Manfaat

    Agar seluruh anggota PGRI terinspirasi dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas hidup yang berimbas kepada kesejahteraan Masyarakat.

Muatan

Muatan yang ada dalam Sistem Informasi ini cukup banyak. Agar lebih jelas terlihat arah perjuangan PGRI Kabupaten Bekasi, ada beberapa program yang dalam hal ini disebut Program Unggulan diantaranya :

  1. Kesejahteraan bersama : Untuk bidang ini dikelola khusus oleh Anak Lembaga Bidang Usaha. Adapun peran dari Pengurus Harian adalah mengkoordinasi, memotivasi, dan membantu dlam mensosialisasikan kepada seluruh Anggota. Untuk itu untuk perlu duduk bersama dalam menentukan konsep, arah, dan kebijakan agar keberadaan program ini betul-betul bermanfaat bagi Organisasi dan Anggota. Adapun yang perlu dibahas bersama berupa regulasi yang di dalamnya berisi menghimpun modal, menentukan struktur kepengurusan, menentukan produk, serta aturan-aturan agar setiap lini dapat bekerja sesuai aluar dan bidang tugasnya. Tahapannya adalah sebagai berikut : (1) Pembentukan regulasi, (2) Menentukan arah usaha dan produk unggulan (3) Menghimpun dana dan membentuk investor (4) Membentuk pengelola dan menentukan alur kerja (5) Promosi dan Sosialisasi (6) Evaluasi.
  2. Kepedulian Sosial : Perjuangan PGRI Kabupaten Bekasi bukan hanya memperjuangkan kesejateraan anggotanya. Akan tetapi masalah sosial, lingkungan, dan kenyamanan dalam bekerja adalah hal yang sangat penting sebagai bagian dari perjuangan PGRI. Bencana alam dan sejenisnya tidak luput dari kenyamanan dalam bekerja. Karena itu PGRI Kabupaten Bekasi membentuk satuan dalam penanganan kepedulian sosial.
  3. Perlindungan Hukum : Permasalahan kenyamanan kerja dan kinerja tidak luput dari masalah hukum. Apalagi client para guru adalah murid, orang tua murid, dan masyarakat lainnya. Untuk itu permasalahan yang mungkin terjadi harus mendapat perlindungan hukum. Itulah sebabnya PGRI Kabupaten Bekasi memiliki LKBH dan Pengacara.
  4. Sekolah Unggulan : Untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikan, maka PGRI Kabupaten Bekasi melalui YPLP telah memiliki sekolah PGRI yang bangunan fisiknya ada di beberapa kecamatan.

Komponen

Ada 2 komponen dalam Aplikasi Sifinter :

  1. Informasi publik yang dapat diakses oleh semua tanpa dibatasi oleh ketentuan : Diinput oleh Admin Kabupaten, Diinput oleh Admin Cabang, Diinput oleh Anggota.
  2. Dokumen-dokumen yang hanya dapat dilihat oleh Pengurus : Diinput oleh Admin Kabupaten, Diinput oleh Admin Cabang.

Pengelola

Sifinter adalah web sebagai sarana informasi bagi warga PGRI dikelola oleh :

  1. Pengurus Harian PGRI Kabupaten Bekasi
  2. Tim Pengembang

Evaluasi

Agar web ini selalu eksist, maka perlu disesuaikan untuk menyesuaikan perkembangan jaman.

  1. Menganalisis kebutuhan anggota
  2. Mengidentifikasi permasalahan
  3. Menentukan solusi untuk bahan perbaikan
  4. Memodifikasi untuk perbaikan sebagai implementasi penyesuaian tuntutan.

"Dengan ilmu pengetahuan, manusia memiliki peluang untuk mencapai derajat malaikat. Sementara menuruti hawa nafsu akan membuat manusia berpeluang jatuh tersungkur lebih rendah dari derajat binatang."

— Imam Al Ghazali

"Hati manusia tidak akan pernah menyetujui apa yang salah, kecuali hati yang sudah berkarat dengan kemaksiatan sehingga tidak mampu lagi membedakan antara yang benar dan yang salah."

— Imam Al Ghazali

"Perkataan lembut mampu melunakan hati yang lebih keras dari batu, sementara perkataan kasar mampu mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera."

— Imam Al Ghazali

"Jika kita letih karena kabaikan, maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan itu akan kekal. Namun jikalau kita bersenang-senang dengan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan dosa itu akan kekal."

— Umar bin Khattab

"Waspadalah terhadap kesombongan, sebab pada akhirnya kamu kelak akan kembali ke tanah dan tubuhnmu akan dimakan oleh cacing. "

— Abu Bakar Ash Shiddiq

"Jangan pernah mebuat keputusan saat sedang marah, dan jangan membuat janji saat seddang bahagia. "

— Ali bin Abi Thalib

"Apabila sikap hatimu selalu rela dengan apa yang ada, maka tidak ada perbedaan antara dirimu dengan para hartawan. "

— Imam Syafi'i